Selamat Datang di Ambang Batas
Ketika Maaf Tidak Lagi Bermakna Aku tidak tahu harus menulis apa, rasanya sudah lama aku tidak menulis apa-apa. Aku tidak percaya diri dengan tulisanku. Rasanya setelah aku bergabung dengan salah satu grup, aku menyadari bahwa tulisanku begitu tidak menarik. Im here not for seeking attention. Sudah setahun aku tidak menulis apa-apa. Yang aku rasakan hanyalah terus membenci diri dan memohon maaf kesana kemari seolah kata maaf itu sendiri menjadi kehilangan maknanya. Namun aku sungguh memohon maaf dari hati yang terdalam. Kata orang-orang aku tidak bahagia. Apa itu benar? Saat aku menulis ini seolah aku mengucapkan selamat tinggal kepada diri sendiri. Aku kehilangan AKU yang bahkan hingga kini aku belum dapat mengenalnya dengan baik. Aku terus menyakiti orang-orang dengan kehadiranku disini. Yang paling membenciku mungkin suatu saat nanti akan menjadi paling bahagia disaat aku telat tiada. Maaf yang Terlalu Banyak, Hingga Kehilangan Makna Ada masa ketika kata maaf...







